Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Gencarkan Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku, Puskeswan 1 Tabanan Sasar Ternak Sapi di Desa Angseri

Admin SID 04 Maret 2026 Dibaca 290 Kali
Gencarkan Pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku, Puskeswan 1 Tabanan Sasar Ternak Sapi di Desa Angseri

"Pagi hari pergi ke kandang sapi,
Jangan lupa bawa topi dan sepatu.
Ada kegiatan vaksin PMK di Desa Angseri,
Demi ternak sehat, peternak pun makin maju". 🐄💉

Rabu (04/03/2026)

ANGSERI, BATURITI - Dalam upaya menjaga stabilitas kesehatan hewan ternak dan mencegah penyebaran virus, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan melalui UPTD Puskeswan 1 Tabanan menggelar aksi vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kegiatan intensif ini dilaksanakan di Desa Angseri selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Maret 2026.

Langkah jemput bola ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam strategi pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit pada ternak, khususnya sapi, yang menjadi aset ekonomi penting bagi masyarakat setempat.

Strategi Door-to-Door ke Kandang Petani

Tim medis veteriner dari Puskeswan 1 Tabanan menyisir kelompok ternak dan kandang milik warga di Desa Angseri. Petugas tidak hanya memberikan suntikan vaksin, tetapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan fisik pada sapi untuk memastikan ternak dalam kondisi prima sebelum divaksin.

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) diketahui memiliki tingkat penularan yang sangat cepat. Oleh karena itu, cakupan vaksinasi yang tinggi di tingkat desa menjadi kunci utama untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) pada populasi ternak di wilayah Kabupaten Tabanan.

Poin Utama Pelaksanaan Vaksinasi:

  • Waktu Pelaksanaan: 04 – 06 Maret 2026.

  • Lokasi: Area pemukiman dan perkebunan di wilayah Desa Angseri.

  • Target Sasaran: Ternak sapi milik warga yang belum mendapatkan dosis lengkap maupun dosis penguat (booster).

  • Tujuan Utama: Memutus rantai penyebaran virus PMK dan menjamin keamanan pangan asal hewan.

Edukasi Kepada Peternak

Selain melakukan penyuntikan, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya biosekuriti di area kandang. Para peternak dihimbau untuk selalu menjaga kebersihan sanitasi dan segera melapor kepada petugas Puskeswan jika menemukan gejala mencurigakan pada ternaknya, seperti air liur berlebih atau luka pada kuku.

"Vaksinasi ini adalah benteng pertahanan utama kita. Dengan kerja sama yang baik antara petugas dan masyarakat Desa Angseri, kita optimis Kabupaten Tabanan tetap aman dari ancaman PMK," ujar salah satu tim pelaksana di lapangan.

Melalui upaya yang konsisten ini, Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan berharap produktivitas peternak dapat terjaga sehingga roda ekonomi sektor peternakan di Desa Angseri terus bergerak positif.

Humas Pemerintah Desa Angseri

 

Kontak: [email protected]

(Foto/Video: Dok. Humas Desa Angseri)

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58