Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Survei Lapangan dan Pengukuran Infrastruktur fisik Jembatan Jebol yang di Prioritaskan di RKP 2026

Admin SID 29 Agustus 2025 Dibaca 411 Kali
Survei Lapangan dan Pengukuran Infrastruktur fisik  Jembatan Jebol yang di Prioritaskan di RKP 2026

Jumat (29/08/2025)

Angseri, Baturiti Jumat 29 Agustus 2025 - Tim Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Angseri untuk tahun 2026 melaksanakan survei lapangan pada Jumat, 29 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur dan mendata langsung kondisi infrastruktur fisik, khususnya jembatan jebol pada jalan usaha tani, yang menjadi salah satu prioritas utama dalam RKP 2026.

Survei ini melibatkan anggota Tim RKP Lapangan serta aparat desa terkait. Berdasarkan laporan, jembatan yang menghubungkan area persawahan ini telah lama rusak dan menghambat aktivitas petani dalam mengangkut hasil panen. Kondisi ini membuat para petani harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh, memakan waktu, dan menambah biaya operasional.

Perbekel Desa Angseri, I Nyoman Warnata S.Sos, menjelaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat, terutama bagi sektor pertanian. "Jalan usaha tani ini sangat vital. Dengan jembatan yang rusak, produktivitas petani menjadi terganggu. Oleh karena itu, perbaikannya menjadi prioritas kita di RKP 2026," ujarnya.

Dalam survei ini, tim melakukan pengukuran detail untuk menentukan spesifikasi teknis dan estimasi biaya yang diperlukan. Data yang terkumpul akan menjadi dasar bagi penyusunan anggaran dan perencanaan pembangunan yang akan diajukan dalam Musyawarah Desa (Musdes) mendatang.

Kegiatan survei lapangan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur desa, sehingga akses petani kembali lancar dan perekonomian desa dapat meningkat. Perbaikan jembatan ini menjadi langkah awal dari serangkaian program pembangunan yang direncanakan untuk mewujudkan Desa Angseri yang lebih maju dan sejahtera.

Humas Pemerintah Desa Angseri

Kontak: [email protected]

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

57.6% Realisasi

APBD 2026 Pelaksanaan

Rp 3.679.767.706,06 Rp 2.120.358.803,97
Pendapatan 64.19%
Realisasi: Rp 1.012.918.571,37 Anggaran: Rp 1.577.910.174,43
Belanja 45.95%
Realisasi: Rp 845.466.554,00 Anggaran: Rp 1.839.883.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
64.2% Realisasi

APBD 2026 Pendapatan

Rp 1.577.910.174,43 Rp 1.012.918.571,37
Hasil Usaha Desa 300%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 1.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 66.58%
Realisasi: Rp 373.600.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 22.22%
Realisasi: Rp 30.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 55.74%
Realisasi: Rp 85.950.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Dengan Pihak Ketiga 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 0,00
Bunga Bank 33.82%
Realisasi: Rp 3.472.571,37 Anggaran: Rp 10.268.174,43
46% Realisasi

APBD 2026 Pembelanjaan

Rp 1.839.883.853,03 Rp 845.466.554,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 54.51%
Realisasi: Rp 569.164.567,00 Anggaran: Rp 1.044.169.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 51.9%
Realisasi: Rp 231.981.987,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 1.47%
Realisasi: Rp 3.300.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 34.8%
Realisasi: Rp 9.600.000,00 Anggaran: Rp 27.585.284,58