Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Semarak Hari Posyandu Nasional tahun 2026 di Desa Angseri Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Admin SID 19 Mei 2026 Dibaca 266 Kali
Semarak Hari Posyandu Nasional tahun 2026 di Desa Angseri Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Selasa (19/05/2026)

DESA ANGSERI – Semarak Hari Posyandu Nasional tahun 2026 di Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, berlangsung meriah dan penuh inovasi. Mengusung tema besar "Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM): Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat", Pemerintah Desa Angseri menggelar kegiatan Posyandu Serentak berbasis 6 SPM pada Selasa, 19 Mei 2026.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berfokus pada sektor kesehatan, transformasi Posyandu kali ini mengintegrasikan enam pilar pelayanan dasar sekaligus. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di empat wilayah banjar dinas, yaitu:

  • Banjar Munduk Lumbang

  • Banjar Angseri

  • Banjar Angseri Kelod

  • Banjar Tegeh

Wujud Nyata Transformasi 6 SPM di Lapangan

Sejak pagi hari, warga di masing-masing banjar tampak antusias mendatangi lokasi Posyandu. Pemerintah Desa Angseri bersama para kader posyandu, tenaga kesehatan, dan instansi terkait berhasil menyulap pos pelayanan menjadi pusat layanan terpadu yang menyentuh enam aspek krusial:

  1. Pendidikan: Dibuka pojok baca digital dan edukasi usia dini (PAUD), serta pembagian buku cerita edukatif untuk merangsang minat baca anak.

  2. Kesehatan: Pemeriksaan rutin balita (timbang berat badan, ukur tinggi badan), imunisasi, pemeriksaan lansia, serta pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal untuk mencegah stunting.

  3. Pekerjaan Umum: Edukasi dan sosialisasi mengenai pengelolaan air bersih tingkat rumah tangga serta pemeliharaan infrastruktur desa ramah lingkungan.

  4. Perumahan Rakyat: Kampanye Rumah Sehat, termasuk edukasi ventilasi udara yang baik, pemilahan sampah organik dan anorganik dari dapur, serta sanitasi yang layak.

  5. Ketentraman dan Perlindungan Masyarakat: Sosialisasi mitigasi bencana alam oleh Linmas desa, serta edukasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan perlindungan anak.

  6. Sosial: Pendataan pemutakhiran data bantuan sosial (bansos), serta pendampingan bagi penyandang disabilitas dan warga lansia kurang mampu.

Mendekatkan Layanan ke Jantung Masyarakat

Perbekel (Kepala Desa) Angseri mengungkapkan bahwa momentum Hari Posyandu Nasional 2026 ini menjadi batu loncatan penting dalam mengubah paradigma Posyandu.

"Melalui Transformasi 6 SPM ini, Posyandu bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi. Kami membawa seluruh pelayanan dasar pemerintahan langsung ke tengah-tengah masyarakat, langsung ke banjar-banjar. Ini adalah upaya kami mendekatkan layanan dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Desa Angseri," ujarnya di sela-sela peninjauan kegiatan.

Warga pun menyambut baik integrasi layanan ini. Sembari mengantarkan anaknya untuk imunisasi, warga juga bisa berkonsultasi mengenai program bantuan sosial maupun berkonsultasi tentang syarat rumah sehat tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor desa atau kecamatan.

Dengan suksesnya gelaran serentak di Banjar Munduk Lumbang, Angseri, Angseri Kelod, dan Tegeh, Desa Angseri membuktikan komitmennya dalam mendukung program nasional. Transformasi ini diharapkan menjadi fondasi kokoh menuju masyarakat desa yang lebih sehat, cerdas, aman, dan sejahtera di tahun 2026 dan masa depan.

Semarak_Posyandu_2026_potrait 

Humas Pemerintah Desa Angseri

 

Kontak: [email protected]

(Foto/Video: Dok. Humas Desa Angseri)

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

62.5% Realisasi

APBD 2026-PERUBAHAN Pelaksanaan

Rp 3.896.999.706,06 Rp 2.437.374.169,53
Pendapatan 70.55%
Realisasi: Rp 1.189.760.826,93 Anggaran: Rp 1.686.526.174,43
Belanja 50.58%
Realisasi: Rp 985.639.664,00 Anggaran: Rp 1.948.499.853,03
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 261.973.678,60 Anggaran: Rp 261.973.678,60
70.5% Realisasi

APBD 2026-PERUBAHAN Pendapatan

Rp 1.686.526.174,43 Rp 1.189.760.826,93
Hasil Usaha Desa 100%
Realisasi: Rp 3.000.000,00 Anggaran: Rp 3.000.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 359.439.000,00 Anggaran: Rp 359.439.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 151.882.000,00 Anggaran: Rp 356.883.000,00
Alokasi Dana Desa 74.9%
Realisasi: Rp 420.300.000,00 Anggaran: Rp 561.120.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 88.89%
Realisasi: Rp 120.000.000,00 Anggaran: Rp 135.000.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 81.42%
Realisasi: Rp 125.550.000,00 Anggaran: Rp 154.200.000,00
Penerimaan Bantuan Dari Perusahaan Yang Berlokasi Di Desa 100%
Realisasi: Rp 5.575.000,00 Anggaran: Rp 5.575.000,00
Bunga Bank 39.1%
Realisasi: Rp 4.014.826,93 Anggaran: Rp 10.268.174,43
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 101.041.000,00
50.6% Realisasi

APBD 2026-PERUBAHAN Pembelanjaan

Rp 1.948.499.853,03 Rp 985.639.664,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 55.83%
Realisasi: Rp 644.135.537,00 Anggaran: Rp 1.153.785.873,45
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 61.03%
Realisasi: Rp 272.794.127,00 Anggaran: Rp 446.986.695,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 11.79%
Realisasi: Rp 26.490.000,00 Anggaran: Rp 224.656.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 32.56%
Realisasi: Rp 31.420.000,00 Anggaran: Rp 96.486.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 40.62%
Realisasi: Rp 10.800.000,00 Anggaran: Rp 26.585.284,58