Berita Desa

Kolaborasi Generasi Jaga Kesucian Pura: Lansia, Kelompok Kebersihan, dan Prajuru Desa Adat Tegeh Bersihkan Pura Gunung Lebah

Kamis (11/12/2025)

Angseri, Desa Adat Tegeh - Semangat gotong royong dan bhakti ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat Desa Adat Tegeh dalam sebuah kegiatan kebersihan yang dipusatkan di Pura Gunung Lebah pada hari Kamis, 11 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi apik antara tiga pilar desa: Kelompok Lansia Werda Laksana, Kelompok Kebersihan Mandala Asri, dan Prajuru Desa Adat Tegeh.

Sinergi Tiga Elemen Utama

Kegiatan bersih-bersih ini dimulai sejak pagi hari dan bertujuan untuk menjaga keasrian, keindahan, serta kesucian areal Pura Gunung Lebah, yang merupakan salah satu tempat suci penting bagi masyarakat setempat.

  • Lansia Werda Laksana: Para anggota lansia menunjukkan semangat yang patut dicontoh. Meskipun usia sudah senja, mereka aktif membersihkan sampah plastik, memungut daun kering, dan merapikan pelataran pura, membuktikan bahwa semangat pengabdian tidak mengenal batas usia.

  • Kelompok Kebersihan Mandala Asri: Kelompok Kebersihan dan warga yang fokus pada kebersihan ini menjadi ujung tombak dalam pemangkasan rumput ranting-ranting pohon yang rimbun, membersihkan pura, serta mengangkut sampah-sampah yang volumenya cukup besar. Kehadiran mereka membawa energi dan kecepatan dalam menyelesaikan tugas berat.

  • Prajuru Desa Adat Tegeh: Para pengurus desa adat dan prajuru pura tidak hanya mengawasi, tetapi juga turun langsung memimpin dan ikut bekerja. Mereka memastikan seluruh areal pura, mulai dariย jaba sisi hingga jeroan, dibersihkan secara menyeluruh, sekaligus memberikan arahan tentang tata letak dan penataan yang sesuai dengan tradisi.

"Kami merasa bangga melihat semangat bersatu antara yang muda dan yang tua dalam menjaga warisan leluhur. Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih fisik, tapi juga bersih-bersih hati dan niat untuk selalu berbakti," ujar Jero Bendesa Adat Tegeh.

Jaga Lingkungan, Jaga Tradisi

Aksi kebersihan ini rutin dilakukan, terutama menjelang hari-hari raya besar atau saat ada agenda ritual penting di pura. Pura Gunung Lebah yang dikelilingi oleh pepohonan rindang memang memerlukan perhatian ekstra agar tetap bersih dan nyaman bagi pamedek (umat yang bersembahyang).

Kesuksesan kegiatan hari ini menunjukkan kuatnya jalinan semeton (persaudaraan) dan komitmen bersama dalam menjalankan konsep Tri Hita Karana, khususnya menjaga keharmonisan dengan lingkungan alam (Palemahan) dan Tuhan (Parhyangan).

Kegiatan ini sebagai wujud kebersamaan dan terima kasih atas partisipasi seluruh elemen masyarakat yang hadir.

Humas Pemerintah Desa Angseri

ย 

Kontak:ย [email protected]

(Foto/Video: Dok. Humas Desa Angseri)

Beri Komentar