Tingkatkan Gizi Masyarakat, KKP dan Komisi IV DPR RI Gelar Safari Gemarikan di Desa Angseri
Kamis (26/02/2026)
ANGSERI, TABANAN - Dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui konsumsi protein hewani, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar kegiatan Perluasan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).
Acara yang berlangsung pada Kamis (26/2) ini dipusatkan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Perbekel Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
Kolaborasi Strategis Pusat dan Daerah
Kegiatan ini merupakan sinergi nyata antara pemerintah pusat dan legislatif dalam memastikan akses pangan bergizi menjangkau hingga ke tingkat desa. Hadir langsung dalam acara tersebut:
Bapak Argo Tri Wikandono, Ditjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Bapak I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si., Anggota Komisi IV DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bali.
Bapak Gede Made Dedy Pratama, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan Fraksi PDI Perjuangan.
Bapak I Gede Bogorada, S.Pi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Tabanan.
Ikan sebagai Solusi Cerdas Stunting
Dalam sambutannya, perwakilan KKP menekankan bahwa ikan memiliki kandungan Omega-3 yang sangat tinggi, yang krusial bagi perkembangan otak anak-anak. Safari Gemarikan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membagikan paket bantuan produk olahan ikan kepada masyarakat setempat, khususnya ibu hamil, menyusui, dan balita.
Bapak I Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI akan terus mengawal program-program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan rakyat Bali. "Potensi perikanan kita besar, dan melalui Gemarikan, kita ingin memastikan anak-anak di pelosok desa seperti Angseri mendapatkan asupan nutrisi terbaik agar tumbuh cerdas dan kuat," ujarnya.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tabanan, I Gede Bogorada, menyambut baik dipilihnya Desa Angseri sebagai lokasi safari. Beliau berharap kegiatan ini memicu kreativitas warga dalam mengolah hasil perikanan menjadi menu harian yang digemari anak-anak.
kegiatan ini melibatkan berbagai unsur warga, mulai dari remaja, ibu hamil, anak-anak TK, Kader Posyandu, kader PKK, hingga para lansia
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis paket olahan ikan dan foto bersama. Antusiasme warga Desa Angseri terlihat tinggi, menunjukkan kesadaran masyarakat yang mulai meningkat akan pentingnya konsumsi ikan demi masa depan generasi yang lebih baik.
Desa Adat Angseri :130/SK-P/MDA-Pbali/IV/2-025 tanggal 9 April 2025, Desa Adat Tegeh : 116/SK-P/MDA-PBali/VI/2024 tanggal 3 Juni 2024, Desa Adat Munduk Lumbang : 190/SK/MDA-Pbali/XII/2020 tanggal 28 Desember 2020